Senin, 08 Juli 2024

MEMBUAT COVER BUKU YANG MENARIK

 


Narasumber        : Fajar Tri Laksono, M.Pd.

Moderator            : Helwiyah, S.Pd.,M.M.

Pertemuan            : 22

Hari Tanggal        : Senin, 8 Juli 2024


Pernahkah saat  menatap halaman depan buku, kita dibuat takjub dan terpesona. Seolah berjuta asa dan rasa terserap oleh keindahan cover. Sapuan latar belakang yang menggelitik hingga tergerak untuk mencari tahu apa isi di dalamnya.  Imajinasi kita menari-nari, terbawa semakin kuat untuk menjelajahi lembar demi lembar isi buku tersebut.  Melalui cover buku yang menarik, Pembaca semakin Penasaran. Cover buku adalah pintu gerbang pertama ke dunia cerita yang luar biasa. Dengan desain yang menarik, pembaca akan lebih tertarik untuk membuka buku dan memulai petualangan kisah yang tertuang.

Demikianlah isi flyer kita malam ini. Melalui kegiatan zoom kita akan mengikuti pertemuan 22. Kita akan menjelajahi langkah-langkah kunci untuk menciptakan cover buku yang memikat dan dapat menarik perhatian pembaca.

Sabtu, 06 Juli 2024

MEMPERMUDAH PENULIS MENULIS PENERBIT MAYOR

 

Moderator.   : Lely Suryani, S.Pd.SD

Narasumber : Dwinita Andriastuti

Pertemuan    : 21

Hari, Tanggal : Jumat, 5 Juni 2024


Tidakkah anda ingin menjadi penulis Buku Mayor? Jawabnya pasti *INGIIIIIIIIIIIIN..* Menjadi penulis buku Mayor adalah idaman setiap penulis. Tantangan dan tingkat seleksi yang rumit terkadang membuat nyali kita ciut dan menyurutkan langkah semula yang berapi-api. Tapi hari ini kita akan mendapatkan ilmunya langsung dari sang pakar penerbit Mayor. 

Materi kali ini spesial dua telor. Karena ada dua materi amazing yang akan kita dapatkan. Bagaimanakah caranya? Apa teknik dan triknya? 

So, yang ingin melejitkan bukunya lewat penerbit Mayor  jangan lewatkan kelas malam ini!!!! Kelas spesial dua materi keren. Yuk yuk yuk

Rabu, 03 Juli 2024

MENJADI PENULIS BUKU MAYOR

 


Moderator        : Ahmad Soleh
Narasumber     : Joko Irawan Mumpuni
Pertemuan       : 20
Hari, Tanggal   : Rabu, 3 Juli 2024

Tidakkah anda ingin menjadi penulis Buku Mayor? 
Jawabnya pasti INGIIIIIIIIIIIIN.. 

Menjadi penulis buku Mayor adalah idaman setiap penulis. Tantangan dan tingkat seleksi yang rumit terkadang membuat nyali kita ciut dan menyurutkan langkah semula yang berapi-api. Tapi hari ini kita akan mendapatkan ilmunya langsung dari sang pakar dan direktur penerbit Mayor. 


Begitulah kalimat ajakan yang kita dapatkan di pertemuan ke-20 ini. sungguh menarik perhatian dan jarang saya mendengar penerbit ini. Seperti biasa rangkaian acara kita terdiri dari 4 sesi.
1. Pembukaan
2. Pemaparan materi 
3. Tanya Jawab 
4. Penutup
dan malam ini kita dibersamai oleh bapak Joko Irawan Mumpuni.



Penerbit adalah Industri Kreatif yang berorentasi pada profit. Didalam Penerbit ada SDM kreatif sebagai pendukungnya: Penulis, editor, layouter, Ilustrator dan desain grafis. Menerbitkan buku sesungguhnya merupakan kegiatan penyebaran/menjaual ilmu pengetahuan. Diawali dengan kosep Marketing 1.0 hingga marketing 5.0. seperti dalam gambar berikut.


berikut hasil survey format buku yang masih dibeli orang


Faktor utama mengapa membeli buku





Sekarang kita akan mengetahui jenis kelompok produk buku buku apa saja yang ada dipasaran. Penulis bisa memilih sesuai minatnya, tetapi yang perlu menjadi pertimbangan adalah siapa pembaca utamanya. Jika tidak ada calon pembaca sebaiknya nggak usah ditulis. Kategori2 produk buku dipasaran dibagi menjadi sebagai berikut tergambar seperti sirip ikan.






Setelah penulis berhasil menulis buku yang diterima oleh penerbit mayor, penulis akan memperoleh hal hal sebagai berikut:




Oleh sebab itu agar buku yang kita tulis dapat diterima penerbit mayor, maka kita harus memiliki cara berfikir sbb, tidak hanya 5W + 1 H, tetapi 2H, H yang kedua adalah How Muct Much. Seperti dalam gambar berikut ini: Karena sudah terstruktur dan mayor, maka ketika kita menerbitkan buku di penerbit mayor nanti secara otomatis sudah memiliki ISBN. Tugas penerbit akan melakukan sorting naskah yang dikirimkan oleh para penulis buku, kemudian mengkaji dan riset naskah itu, hingga memasarkannya ke jaringan toko buku yang dimilikinya. 
Beda dengan Penerbit Indie dan Self Publishing yang tidak melakukan fungsi industri. 
Berikut ini adalah system penilaian naskah yang ada di Penerbit Mayor:




Untuk menentukan apakah tema buku tersebut punya pasar atau tidak kitab isa pakai Google Trend dengan langkah2 sebagai berikut:

Misal apakah buku dengan tema Batu Akik masih laku?



ternyata tidak laku lagi. ernyata hasilnya adalah tema batu akik sudah ketinggalan jaman. Coba lihat tema tema lain berikut ini. Nah, Tema apa yang laku?


Perhatikan berapa jumlah sitasinya, semakin besar semakin baik.

Contoh Buku yang telah terbit




KITA BERADA DI POSISI MANA?



bagaimana pengaruhnya dengan adanya Kecerdasan Buatan?

CONTOH PEMANFAATAN AI


Dari Panduan Pembelajaran dan Asesmen didapatkan tabel sebagai berikut:


Bagaimana ChatGPT digunakan untuk membantu penulis. Misal penulis adalah dosen, maka penulis tersebut bisa membuat prompt sbb:


Buku-buku referensi yang dibutuhkanpun dapat dihasilkan oleh kecerdasan buatan. Penulis juga bisa meminta tolong ChatGPT untuk melakukan paraphrase agar hasil tulisannya tidak sama dengan sumber aslinya.

MODEL BISNIS PENERBITAN

Jika Disederhanakan menjadi

PROSES NASKAH MENJADI BUKU




CIRI-CIRI PENERBIT YANG BAIK



CIRI-CIRI PENERBIT YANG PERLU DIWASPADAI






Di akhir sesi narasumber memberikan quotes




Jumat, 28 Juni 2024

DIKSI DAN SENI BAHASA




Narasumber       : Maydearly
Moderator          : Mutmainah, M.Pd.
Pertemuan         : 19
Hari, Tanggal     : Rabu, 26 Juni 2024

 



Sebelum ke resume, saya ingin mengungkapkan penyesalan sekaligus kesedihan karena tidak bisa secara langsung mengikuti kegiatan ini. Untuk pertama kalinya saya terlambat membuat resume dikarenakan kegiatan yang padat merayap ditambah berbagai permasalahan yang sedang terjadi. Puji Tuhan hari ini bisa diselesaikan dengan baik.

Malam ini kubuka kembali grup yang memberi banyak pengalaman terkait bidang menulis KBMN PGRI Gel-31,  saya scroll ke atas mencari materi yang terlewat kemari. Astaagaaa, ternyata sudah banyak saya ketinggalan informasi. Semoga saya bisa mempelajari dan menggali ilmu dari para pakar yang ada di grup. Mohon maaf TSO dan rekan bapak ibu lainnya.

Senin, 24 Juni 2024

MENULIS BUKU DARI KARYA ILMIAH

 



Narasumber         : Eko Daryono, S.Kom
Moderator            : Muliadi, M.Pd.
Pertemuan            : 18
Hari, tanggal        : Senin, 24 Juni 2024


Tidak terasa saat ini KBMN PGRI Gelombang 31 sudah memasuki pertemuan ke-18, artinya sudah lebih dari setengah perjalanan kegiatan ini. Malam hari ini topiknya mengingatkanku akan karya tulis yang pernah ditulis hanya untuk keperluan kenaikan pangkat. Apakah karya tersebut dapat dibukukan? Malam ini kita akan belajar lebih dalam terkait hal tersebut. 

Malam ini kita akan dibersamai oleh bapak Eko Daryono, S.Kom. profil beliau dapat kita ketahui dalam https://maseko1275.blogspot.com/2021/11/profil.html#more 

Seperti pertemuan sebelumnya agenda kita terdiri dari

  1. Pembukaan
  2. Sajian materi oleh narasumber 
  3. Tanya jawab 
  4. Penutup

APA ITU KARYA TULIS?

“Karya tulis ilmiah merupakan tulisan perseorangan atau kelompok dari hasil penelitian dan pengembangan, tinjauan, ulasan, kajian, dan pemikiran sistematis yang yang memenuhi kaidah ilmiah (Peraturan Kepala LIPI Nomor 2 Tahun 2014).

Secara umum KTI ada dua yaitu KTI Nonbuku dan KTI Buku


Semua jenis KTI dalam bagan di atas dapat dikonversi menjadi buku, Semua jenis KTI dalam bagan di atas dapat dikonversi menjadi buku.
Mengapa kita harus memahami hal tersebut? karena kegiatan konversi berdampak signifikan pada KTI aslinya. Jika kita ingin buku hasil cetak mirip dengan buku aslinya, maka sulit untuk mendapatkan ISBN mengingat ketentuan dari perpusnas bahwa buku yang ber-ISBN lebih mengarah pada buku pengetahuan populer. Solusinya jika menghendaki KTI asli menjadi buku maka bisa memakai QRCBN karena QRCBN bisa untuk self publishing, maka tidak akan saya bahas.

5 formula membuat buku dari Karya Ilmiah.

Pertama, Formula Judul
Judul buku hasil konversi suka tidak suka harus dirubah terlebih jika judulnya menunjuk terminologi waktu dan tempat. 
Contoh 
Judul asli : Model Pengembangan Strategi Sweet Love Dalam Membangun Kompetensi Pedagogi Guru Sekolah Dasar Di Kabupaten Y.
Judul buku yang sudah keluar ISBN : STRATEGI SWEET LOVE MEMBANGUN KOMPETENSI GURU
Contoh untuk judul dari penelitian kuantitatif : PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI KOMPETENSI LITERASI DIGITAL DAN CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT (CPD) (Analisis Sequential Explanatory Pada Guru Z)
Judul Buku : Guru dan Katalisator Kualitas Pembelajaran

Kedua, Formula Isi
Jika judul berubah, bagaimana dengan isinya? Isi buku praktis berubah menjadi non penelitian, maksudnya tidak lagi mendeskripsikan sebuah penelitian. Bagian asli yang masih bisa dipakai dari karya ilmiah adalah bagian latar belakang di bab I dan bagian-bagian teoritisnyaBagian asli yang masih bisa dipakai dari karya ilmiah adalah bagian latar belakang di bab I dan bagian-bagian teoritisnya. Bagian asli yang masih bisa dipakai dari karya ilmiah adalah bagian latar belakang di bab I dan bagian-bagian teoritisnya.
Untuk bab 3,4,5 yang berisi metode, hasil dan kesimpulan sudah tidak nampak lagi terkhusus untuk penelitian kuantitatif. Adapun untuk karya ilmiah kualitatif, hasil penelitian masih bisa terpakai dengan catatan tidak lagi mengarah pada hasil penelitian, namun bahasanya sudah disesuaikan dengan bahasa pengetahuan umum.


Ketiga, Formula Struktur Penulisan

Perlu diperhatikan bahwa buku hasil konversi tidak lagi mengenal bab, sub bab, list paragraf.  Jadi struktur penulisan tidak lagi terbingkai secara formal dan cenderung terputus-putus, namun dibuat narasi yang mengalir.

tidak berbentuk seperti pada KTI

untuk list paragraf sebaiknya dibuat dalam bentuk narasi
contoh dalam KTI

untuk buku diubah menjadi bentuk narasi



Keempat, Formula Bahasa

Bahasa yang digunakan dalam buku konversi diupayakan tidak formal selayaknya penelitian, misal seperti gaya kutipan.
Contoh



Kelima, Formula Kaidah Buku ISBN

Untuk pengajuan buku berisbn, naskah dilengkapi dengan keaslian karya, sudah siap cetak, minimal halaman isi 50 hal, format buku bacaan umum. Untuk mengkonversi karya ilmiah memang butuh *sense of writer* .
Contoh buku yang sedang digarap oleh penulis berjudul : PEMENUHAN KASIH SAYANG ORANG TUA DAN DAMPAKNYA PADA HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SD X.
agar judunya lebih menjual dan menarik narasumber menggantinya menjadi The Power of Parental Love (Dukungan Kasih Sayang dalam Membentuk Keberhasilan Akademis Anak.

TEKNIK PROMOSI BUKU

Narasumber         : Akbar Zainuddin, MM.,MNE. Moderator            : Dyah Kusumaningrum, ST. Pertemuan           : 30 Hari, tanggal        ...